Alhamdulillah, dalam upaya membangun semangat para santri Al Binaa baik dari fisik maupun jiwanya terus dilakukan oleh Al Binaa tanpa henti. Hal ini bertujuan agar para santri bisa tampil penuh percaya diri dengan apa yang menjadi atribut kesantriannya. Fisik para santri tentu menjadi salah satu faktor untuk membuat mereka bisa bertahan dalam rangka thalabul ilmi. Pada malam Ahad 29 Oktober 2016 Jamiyyah Tolabah (JAMTHOL) Al Binaa mengadakan special event yaitu Al Binaa Martial Arts Performance (Pertujunukan Seni Beladiri Al Binaa) dengan memadukan drai empat perguruan beladiri yang ada di Al Binaa yaitu Tipan Pokhan, Tarung Darajat (AA Boxer), Taekwondo dan Perguruan Pencak Silat Tapak Suci. Acara ini didukung penuh oleh Majlis Ma’had Al Binaa.
Membangun semangat dalam belajar para santri Al Binaa perlu sebuah motivasi yang berpariasi, agar mereka tidak merasa bosan dan jemu selama proses belajar di Al Binaa yang akan berlangsung selama 6 tahun. Dengan adanya pertunjukkan ini diharapkan para santri bis a memahami kembali betapa seorang muslim ini harus selalu dalam keadaan fisik yang prima dan kuat karena beban untuk belajar cukup menguras energi dan perasaan. Seorang muslim tidak boleh loyo dan kendor dalam segala apa yang menjadi kebaikan di hadapannya tanggung jawab umat ini ada di dadanya. Tidak ngantuk ketika belajar, kuat bertahan dalam kelas ketika proses belajar mengajr dengan para ustadz, meninggalkan malas ketika belajar, menyingkirkan ngantuk ketika proses halaqoh qur’an, kuat dalam berdzikir kepada Allah Jalla wa ‘Ala terutama setelah selesai shalat yang lima waktu.
Maka dengan demikian tidak diragukan lagi kalau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam seribu empat ratus tahun silam sudah menyampaikan bahwa: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu , beliau berkata, Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh Azza wa Jalla daripada Mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu, tetapi katakanlah, Ini telah ditakdirkan Allâh, dan Allâh berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan syaitan.

Maka dengan special event yaitu pertunjukkan seni bela diri ini mudah-mudahan bisa menjadi stimulus atau rangsangan untuk membangun semangat para santri dalam menuntut ilmu syari’ dan ‘asry di Pesantren Al Binaa tercinta.
Dalam sambutan singkatnya dipenghujung acara Pimpinan Pesantren menyampaikan ungkapan rasa syukur dan gembira karena kemampuan dan bakat santri Al Binaa dari ke -empat bela diri sudah cukup baik, dan in sya Allah dalam waktu dekat akan diadakan turnamen Bela diri  dengan di bawah koordinasi Kepala Sekolah SMP, SMA dan Bagian Pengasuhan Santri.