About admin2

This author has not yet filled in any details.
So far admin2 has created 53 blog entries.

Mendulang Pahala di Bulan Sabar

2018-04-29T09:00:42+07:00

عن أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ وَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ فَإِنْ سَابَّهُ أَحَدٌ أَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ إِنِّي امْرُؤٌ صَائِمٌ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا إِذَا أَفْطَرَ فَرِحَ وَإِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ _ صحيح البخاري, 4/ 580 Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ` bersabda, Allah berfirman; “Seluruh amal manusia adalah untuknya kecuali puasa, karena puasa itu adalah untuk Ku dan [...]

Mendulang Pahala di Bulan Sabar2018-04-29T09:00:42+07:00

Menghabiskan makanan di saat adzan berkumandang, pada saat sahur

2018-04-28T13:05:23+07:00

Pertanyaan : Bolehkah bagi mereka yang sahur untuk puasa menghabiskan makanan yang telah terlanjur dipegangnya ketika adzan subuh telah berkumandang ? Jawab : Beberapa ulama membolehkannya dan menjadikannya sebagai bentuk pengecualian dari ketentuan umum yang ditunjukkan dalam Al Quran bahwa batas akhir boleh makan dan minum bagi mereka yang akan berpuasa pada hari itu adalah ketika fajar telah terbit. Diantara ulama yang berpendapat demikian adalah Syaikh Ahmad Syakir, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Baani, Syaikh Muhammad bin Shaleh 'Utsaimiin, dan yang lainnya. Dalil dari pendapat ini adalah hadits Abu Hurairah, dari Rasulullah, Beliau bersabda; إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمُ النِّدَاءَ وَالْإِنَاءُ عَلَى يَدِهِ، فَلَا [...]

Menghabiskan makanan di saat adzan berkumandang, pada saat sahur2018-04-28T13:05:23+07:00

Beberapa Kekeliruan Ketika Ramadhan

2018-04-27T16:21:12+07:00

Setiap kali Ramadhan tiba, sejuta harapan –tentu- ada dalam benak seorang mukmin. Ingin menjadi lebih baik dari Ramadhan yang telah lalu, demikianlah satu diantara harapan tersebut. Ramadhan memang menjanjikan berjuta harapan. Olehnya akan sangat mirislah orang yang membuang kesempatan itu, menyia-nyiakannya, dan melakukan amalan yang justru akan mengurangi bagian yang seharusnya ia dulang atau bahkan memusnahkannya. Rasulullah -shallallahu álaihi wa sallam- bersabda; كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعُ وَكَمْ مِنْ قَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ قِيَامِهِ إِلَّا السَّهَرُ “Berapa banyak orang yang berpuasa (tapi) tak memperoleh apa-apa dari puasanya selain rasa lapar dan berapa banyak orang yang berdiri melaksanakan [...]

Beberapa Kekeliruan Ketika Ramadhan2018-04-27T16:21:12+07:00

Ahlussunnah wa al-Jama'ah : Mari Bersatu, Tegakkan Agama Allah !

2018-04-26T09:00:04+07:00

“Apa arti sebuah nama”, demikianlah sebuah slogan yang biasa terdengung dalam pendengaran kita. Slogan itu mungkin saja benar, tetapi tidak demikian dalam peristilahan-peristilahan agama –secara khusus-. Ahlu as-sunnah wa al-jama’ah, peristilahan ini bukanlah sekedar nama yang hampa dari makna. Namun dari peristilahan ini tersirat sebuah seruan yang merupakan bagian dari tujuan utama yang hendak diraihnya; persatuan (jama’ah) di atas sunnah Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam-. Diantara ajaran Islam adalah shalat berjama’ah, membayar zakat, berpuasa, haji, menyambung silaturrahim, menghadiri undangan, menjenguk orang sakit, memberi salam kepada sesama muslim bahkan meski belum saling mengenal, saling memberi hadiah, dan yang semisalnya. Diantara ajaran Islam adalah [...]

Ahlussunnah wa al-Jama'ah : Mari Bersatu, Tegakkan Agama Allah !2018-04-26T09:00:04+07:00

Menelisik Hukum-Hukum Ramadhan Di Balik Ayat-Ayat Puasa (Surah Al Baqarah, 183-187)

2018-04-25T09:00:08+07:00

Allah ta’ala berfirman : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ "Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang-orang yang bertakwa.”. (al Baqarah; 183) Puasa Ramadhan, Tidaklah tujuan dari ibadah mulia ini semata untuk mencetak manusia yang tahan lapar, tahan dahaga, dan tahan untuk tidak bercampur dengan istrinya dalam waktu tertentu. Tidak demikian, namun tujuan dari ibadah yang mulia ini adalah untuk mencetak generasi-generasi bertakwa kepada Allah. Rasulullah –shallallahu ’alaihi wa sallam- bersabda : مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْعَمَلَ بِهِ [...]

Menelisik Hukum-Hukum Ramadhan Di Balik Ayat-Ayat Puasa (Surah Al Baqarah, 183-187)2018-04-25T09:00:08+07:00

Wanita Haid Bertepatan Dengan Masa Menyusui

2018-04-24T09:00:12+07:00

Pertanyaan Berapa besaran fidyah yang wajib dikeluarkan oleh wanita hamil dan menyusui ketika berbuka di bulan Ramadhan dan bagaimana hukum seorang wanita yang menyusui bertepatan dengan masa haidnya, apakah dia wajib mengqadha karena haid atau membayar fidyah karena tengah menyusui ? Jawaban Wanita yang menyusui boleh tidak berpuasa dan wajib membayar fidyah. Adapun wanita yang haid, maka wajib tidak berpuasa dan menggantinya dengan qadha; demikianlah jenis ibadah yang diperintahkan kepadanya. Dari keterangan ini diketahui bahwa penghalang puasa bagi wanita yang haid di waktu menyusui lebih didominasi oleh sebab haidnya (wajib tidak berpuasa) dan bukan karena sebab menyusui (boleh tidak berpuasa). Olehnya [...]

Wanita Haid Bertepatan Dengan Masa Menyusui2018-04-24T09:00:12+07:00

Jangan Sekalipun Mengentengkannya

2018-04-23T09:00:21+07:00

Qadha adalah ibadah yang Allah jadikan sebagai solusi bagi mereka yang tidak sempat melaksanakan sebuah ibadah pada waktunya karena sebuah alasan yang dibenarkan oleh agama. Contohnya; seorang yang ketiduran hingga lewat waktu shalat dzhuhur. Boleh baginya mengqadha shalat dzhuhur tersebut (ketika terbangun) di waktu ashar. Contoh lain adalah orang sakit dan tidak bisa berpuasa di bulan Ramadhan, boleh baginya mengqadha puasanya di hari-hari lain, selain bulan Ramadhan. Namun karena qadha ini adalah satu diantara jenis ritual ibadah, maka untuk melaksanakannya harus berdasarkan dalil. Olehnya, ketika menjawab pertanyaan Mu'adzah, "Mengapa wanita haid diwajibkan mengqadha puasa dan tidak diwajibkan mengqadha shalat ?.", Aisyah [...]

Jangan Sekalipun Mengentengkannya2018-04-23T09:00:21+07:00

Wanita Hamil dan Menyusi, Qadha Atau Fidyah ?

2018-04-22T09:00:25+07:00

Satu diantara nikmat dan karunia-Nya yang maha luas adalah beberapa alternative pengganti yang Ia syari’atkan bagi orang-orang yang berada dalam kondisi tertentu berkenaan dengan ibadah yang wajib dilakukannya.   Diantara orang yang mengalami kondisi tertentu itu adalah ibu hamil dan menyusui berkenaan dengan kewajibannya melaksanakan ibadah puasa.   Maka sebagai bentuk keringanan yang Allah berikan kepada mereka adalah kebolehan untuk tidak berpuasa dan menggantinya dengan membayar fidyah. Inilah bentuk rahmat yang Allah berikan kepada mereka.   Hanya saja, ada kontroversi dikalangan ulama tentang alternative apa yang boleh dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan; membayar fidyah, [...]

Wanita Hamil dan Menyusi, Qadha Atau Fidyah ?2018-04-22T09:00:25+07:00

Puasa, Sarana Menuju Takwa

2018-04-21T09:42:54+07:00

Takwa adalah kata yang sangat indah didengar dan sangat diimpikan oleh setiap muslim untuk bisa menggapai hakikat dari makna kata tersebut. Betapa tidak, karena kalau kita merujuk ke teks-teks Al Qur’an dan Hadits Nabi, akan kita dapatkan bagiamana spektakulernya nilai-nilai positif dari ketakwaan dan penyandang ketakwaan tersebut. Tidak kurang 250 kali, Allah Azza Wajalla menyebutkan kata tersebut dalam berbagai konteksnya di dalam kitab Nya yang mulia. Takwa akan mengantarkan penyandangnya kepada tergapainya cinta Allah, yang mana cinta Allah adalah Al Ghoyatul Udzma (tujuan terbesar) dari cita-cita seorang muslim. Allah Subhanahu Wata'ala berfirman : بَلَى مَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ وَاتَّقَى فَإِنَّ اللهَ يُحِبُّ [...]

Puasa, Sarana Menuju Takwa2018-04-21T09:42:54+07:00

Perkara-Perkara Seputar Bulan Sya’ban

2018-04-20T09:42:37+07:00

Asal Penamaannya Nama bulan ini berasal dari kata “sya’b” yang berarti kelompok atau golongan. Imam Ibnu Hajar berkata : وَسُمِّيَ شَعْبَانَ لِتَشَعُّبِهِمْ فِي طَلَبِ الْمِيَاهِ أَوْ فِي الْغَارَاتِ بَعْدَ أَنْ يَخْرُجَ شَهْرُ رَجَبٍ الْحَرَامِ Bulan ini dinamakan Sya’ban karena pada bulan tersebut orang-orang pergi secara berkelompok untuk mencari air atau mereka keluar bersama kelompoknya untuk berperang setelah berakhirnya bulan Rajab (yang disucikan dan tidak boleh berperang pada bulan itu).” [Fathul Baari, 4/213] Keutamaannya 1. Pada bulan itu, amalan-amalan hamba akan diangkat ke Allah Usamah bin Zaid berkata, Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, saya belum pernah melihatmu berpuasa dalam sebulan sebanyak [...]

Perkara-Perkara Seputar Bulan Sya’ban2018-04-20T09:42:37+07:00
Go to Top