Bantuan APD untuk Puskemas Pebayuran.

Dalam situasi darurat disebabkan persebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat saat ini, sudah semestinya semua pihak saling ‘bahu-membahu’, tolong menolong antar sesama dalam menghadapi saat-saat yang genting ini. Hal ini sesuai dengan perintah Allah Subhanahu wa ta’ala dalam Surat Al-Maidah ayat 2, “.. dan tolong-menolonglah kalian dalam kebajikan dan takwa..”

Dilandasi oleh ayat tersebut, Ma’had Al-Binaa sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Pebayuran tergerak untuk turut serta ambil bagian dalam memberikan dukungan, baik materiil maupun non-materiil kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Termasuk di antaranya adalah bantuan alat kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh para tenaga kesehatan yang bertugas di garda terdepan dalam mencegah dan menanggulangi persebaran Covid-19 di masyarakat.

Pada Selasa pagi, 7 April 2020 bertempat di gerbang Ma’had Al-Binaa telah dilaksanakan serah-terima bantuan alat kesehatan (alkes) dari Al-Binaa kepada Puskesmas Pebayuran. Bantuan alkes yang diberikan berupa cairan disinfektan, masker, dan hand sanitizer. Bantuan tersebut diserahkan oleh Ustadz Sulaeman, MM selaku Sekretaris Satgas Covid-19 Al-Binaa kepada H. Jalaludin Al-Mahalli selaku perwakilan dari Puskesmas Pebayuran.

Kepala puskesmas Pebayuran mengirim mesej WhatsApp kepada kami,

“Saya kepala puskesmas pebayuran atas nama pribadi dan puskesmas sangat berterimakasih kepada Al binaa atas bantuan alat kesehatan,dan dukungan selalu agar kami bisa selalu sehat dan semangat dalam pelayanan masyarakat dalam musibah virus covid 19 ini,,smoga musibah ini cepat selesai dan hilang,,trimakasih
Barakallah”.

Semoga alat-alat kesehatan tersebut dapat bermanfaat bagi para tenaga kesehatan dan segenap warga di wilayah Pebayuran, dan Allah senantiasa melindungi warga Pebayuran khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia umumnya sampai dengan berakhirnya wabah ini. Amiin yaa mujiibas saailiin.

نسأل الله السلامة و العافية في الدنيا و الآخرة

Share This Post!

Twitter kami

Mari bergabung bersama 1500 santri yang sedang belajar dan berkembang di albinaa

Menjadi bagian dari perubahan global bersama albinaa.