Bismillah, mungkin anda sudah tidak asing lagi dengan kopling, bahwa itu salah satu komponen yang selalu ada di kendaraan sejajar dengan pedal rem dan gas. Oh.. ternyata anda pasti akan menemukan arti yang berbeda  makna Kopling sesungguhnya seperti dalam gambar disamping dengan arti Kopling yang ada di Pesantren Al Binaa. Mari kita simak apa sih arti KOPLING di Pesantren Al Binaa ini?
Ternyata sejak tahun 2012 santri Al Binaa telah menggagas sebuah Ide baru dalam mengiklankan lingkungan bersih dan hijau dengan semboyan” Go Green” . nah sekarang apa hubungannya Koplin

g dengan Go Green?. Mari anda simak makna Kopling ala santri Al Binaa. Kopling adalah (Komunitas Pencinta Lingkungan). Nah komunitas ini adalah bagian dari program Jamthol (Jam’iyyah Tholabah/sebuah Organisasi Kesantrian resmi yang ada di Al Binaa) di bawah divisi K3 (Kebersihan, keindahan dan Kesehatan). Ruang lingk
 
up Kopling ini terdiri dari perbaikan lingkungan secara umum, baik dalam pemeliharaan dan peningkatan kebersihan, ke
rapihan dan keindahan disekitar lingkungan Pesantren Al Binaa.
Di tahun 2015 ini tepatnya 13 Februari sampai 31 Maret 2015, Tim Kopling Al Binaa mempunyai program kerja yang cukup fantastic dan tidak tanggung tanggung mereka telah menganggarkan biaya sekitar 80.000.000,- rupiah. Kegiatan ini bernama GGC (Go Green Competation) dengan tema yang diusungnya a
dalah ‘Let’s make a green zone”. Adapun rincian kegiatan GGC meliputi : (1) Kompetisi poster, (2) Kultum Lingkungan, (3) Pembagian buletin tentang lingkungan, dan (4) yang paling seru dan menarik perhatian adalah Pembuatan taman di lingkungan kampus Al Binaa seluar kurang lebih 500 m2.
Untuk menarik perhatian dan semangat kepada para peserta GGC, maka tim penilai memberikan “door prize” setiap 2 pekan sekali. Sedangkan untuk Hadiah Utama akan diberikan kepada 3 tim terba

ik dalam akhir penilaian diantara bentuk hadiahnya adalah: (1) Bagi Juara pertama adalah Picnic atau rihlah seluruh angkatan ke Taman Bunga Nusantara di Puncak Cianjur Jawa Barat, (2) Juara kedua dan ketiga adalah diberikan dekorasi untuk melengkap tamannya dengan pancuaran taman.
Penilaian terakhir telah dilakukan oleh unsur dari Majlis Ma’had yaitu: Ust Aslam Mu
 
hsin Abidin, Lc, Ust. Hasyim, S.Pd, Ust. Asep Daw
ami, S.Ag, Ust. Agung Wahyu Adhy, Lc dan beberapa ustadz yang lain sebagai perwakilan dari pembina Jamthol dan wali kelas.
Semoga hasil karya Jamthol 2015 ini bisa diteruskan oleh anggotan Jamthol berikutnya, dan yang paling penting adalah setiap anggota angkatannya bisa merawat dan memelihara tamanya supaya tetap hijau. Dan berikut ini adalah cuplikan dokumentasi saat penilaian oleh Majlis Ma’had.