SMP IT dan SMA IT Al BINAA Putri

SELAYANG PANDANG SMP IT DAN SMA IT AL BINAA PUTRI
Al Binaa Islamic Boarding School adalah medan tempat setiap orang mempersembahkan potensi dan prestasi terbaik yang dimilikinya demi sebuah cita-cita luhur ‘izzul Islam walmuslimin.

  • Tegaknya Tauhidulloh
  • Lahirnya totalitas dalam loyalitas terhadap Islamnya itu sendiri bukan kepada lembaga atau pemimpinnya.
  • Keikhlasan hanya kepada Allah Jalla wa ‘Ala yang mengiringi setiap derap dan langkah kakinya, setiap hela dan tarikan napasnya,  setiap detak dan denyut jantungnya bukan kepada pujian dan cacian orang.
  • Kemandirian yang didasari dengan sikap amanah dan tanggung jawab bukan karena egois, fanatik, sombong dan otoriter.

Kehadiran SMP IT  dan SMA IT Al Binaa merupakan asset penting bagi bangsa Indonesia dalam membawa dan mengarahkan para anak didik kepada pendidikan Islam yang lebih sempurna dalam konteks misi “risalah dakwah“ disamping menambah jumlah sekolah unggulan yang menerapkan system internat (Boarding), Dalam usianya yang masih relatif dini, Al Binaa terus melakukan terobosan dan langkah konstruktif,  pembenahan dan pengembangan yang kompetitif terus selalu ditingkatkan guna mensejajarkan diri dengan lembaga-lembaga pendidikan bermutu lainnya. Serangkaian aktifitas dan perlombaan siswa baik akademik maupun non-akademik sejak tahun 2004 sampai saat ini telah banyak menuai hasil yang positif dan cukup mengharumkan nama baik Al Binaa di arena dunia pendidikan baik nasional maupun internasional.
Adalah jenjang SMP IT Putri yang pertama kali dirintis oleh Al Binaa di awal tahun pelajaran 2008/2009 dengan nama SMP IT Al Binaa Putri dengan lokasi terpisah dari area santri putra.
Sistim penerimaan santri baru Al Binaa adalah hanya untuk jenjang SMP  setiap tahunnya hanya dibuka bagi mereka yang sudah lulus atau sedang duduk di SD kelas 6 pada saat diterima menjadi santri baru Al Binaa.
Penerimaan santri baru setiap tahunnya sekitar 300 orang terdiri dari 180 santri baru putra dan 120 santri putri. Dengan jumlah rombel 10 kelas dan jumlah kamar di asrama 16 kamar santri baru putra dan 6 kamar santri baru putri. Kondisi jumlah satu kelas adalah 28-30 santri dan kondisi untuk satu ruang kamar di asrama 12 orang untuk santri putra dan 18 orang untuk santri putri.

Untuk SMA IT Al Binaa memiliki sistem penerimaan yang agak berbeda/unik, dimana syarat untuk masuk SMA IT Al Binaa, santri harus berasal dari SMP IT Al Binaa, sehingga tidak melakukan penerimaan santri baru tingkat SMA dari luar, selain itu santri yang melanjutkan ke SMA IT Al Binaa tidak lagi dipungut biaya uang masuk Awal yang biasanya dilakukan saat penerimaan santri baru tingkat SMA.

TARGET SMP IT DAN SMA IT AL BINAA ADALAH :

  1. Santri memiliki Aqidah yang benar sesuai dengan Al Quran dan Sunnah dengan pemahaman para shalafussholih
  2. Memiliki semangat menuntut ilmu yang tinggi, Ikhlas, Qona’ah dan kreatifitas yang tinggi
  3. Memiliki derajat potensial dan prestasi akademmik yang baik dan seimbang dari sisi ilmu Syar’i dan juga ilmu Umum sehingga diharapkan dapat diterima di berbagai perguruan tinggi berkualitas baik di dalam maupun luar negeri
  4. Memiliki dasar-dasar kecakapan baik itu dalam  skill kewanitaan, entrepreneurship dan kecakapan-kecakapan lainnya dalam menghadapi dan menjawab tantangan masa depan
  5. Terpeliharanya nilai-nilai keislaman baik di lingkungan Al BINAA maupun di lingkungan luar serta terjalinnya Ukhuwah Islamiyyah
  6. Memiliki hafalan Quran minimum 6 Juz dengan Mutqin
  7. Memiliki banyak Hafalan Hadits
  8. Diharapkan dengan dasar Agama yang kuat, Santri memiliki filter yang kuat untuk menangkal pengaruh-pengaruh buruk dan menjadi teladan yang baik bagi pemuda-pemuda islam

PROGRAM INTI DAN KURIKULUM

Guna mencapai tujual Al Binaa yang dalam konteks dasarnya adalah bermuara pada misi “Risalah Dakwah” maka diperlukan perangkat Sebagai alat ukur untuk memenuhi hal tersebut. Adapun perangkat tersebut adalah berupa kurikulum Sebagai Acuan Dasar dalam penyelenggaraan Lembaga Pendidikan dan dalam hal ini Al Binaa mengacu pada muatan-muatan :

  1. Penggunaan Kurikulum Nasional DIKNAS
  2. Pengguanaan Kurikulum Inti Pesantren Al Binaa yang menjadi ciri khas tersendiri dalam mengembangkan ruang dan gerak, baik untuk para guru maupun Santri
  3. Penggunaan antara Kurikulum Inti Pesantren dan Kurikulum Nasional dengan menggunakan masing-masing bobot 100%
  4. Penguatan Ilmu-ilmu Syar’I yang menjadi program inti Pesantren diantarannya : Hafalan Al Quran, Hafalan Hadits, Ilmu Aqidah, Akhlaq, Ilmu Fiqh, Tafsir Quran, Siroh Nabawiyyah, dan lain-lain

PROGRAM KEPESANTRENAN PUTRI

  1. Bimbingan Belajar di Asrama secara intensif
  2. Pembinaan Sikap, Kepribadian, dan Pengamalan Nilai-Nilai Islam
  3. Leadership dan Kewanitaan melalui kegiatan organisasi Santri atau Jam’iyyah Fatayaat (JAMFAT), Mukhoyyam Tarbawy, Bulan Sabit Merah Remaja (BSMR) dengan bermuara pada muatan-muatan Syar’i, life skill kewanitaan seperti menjahit dan memasak
  4. Qiroatul Kutub, Tahfidz Al Quran dan Al Hadits
  5. Pembiasaan Bahasa sehari-hari dengan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris

PROGRAM PENUNJANG

  1. Enrichment teaching baik untuk Ilmu Syar’i dan Ilmu Umum
  2. Remedial Teaching bagi peserta didik yang mengalami kesulitan dalam Ilmu-Ilmu Dasar
  3. Matrikulasi Bahasa Arab dan Bahasa Inggris
  4. Bimbingan Belajar dengan sistem privat dan studi club bagi santri yang merasa kesulitan dalam proses belajar pada mata pelajaran tertentu
  5. Program Outschooling (Ekstrakulikuler) dengan tujuan untuk penelurusan minta dan bakat para santri putri dalam upaya mendorong terhadap kegiatan belajar inti yang ada di Pondok Pesantren Al Binaa

LAYANAN BIMBINGAN

Dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada para Santri, maka telah dibentuk beberapa layanan untuk memudahkan dalam mengevaluasi dan mengontrol perkembangan para Santri. Adapun bimbingan yang diberikan adalah :

  1. Bimbingan Halaqoh Iqro, yaitu bimbingan yang difokuskan bagi siswa tingkat SMP kelas VII dimana bagi santri yang Bacaannya belum sempurna akan disempurnakan dalam bimbingan ini, sehingga Ketika Menambah hafalan Quran tidak terjadi kesalahan bacaan
  2. Bimbingan Tasmi’ Al Quran dan Hadits dengan sistem Halaqoh

Konsep Pembinaan Akademik yang mana diharapkan dengan konsep ini masalah-masalah yang berhubungan dengan akademik baik dari Ilmu Syar’i maupun Umum bisa ditangani secara serius dan pola ini lebih diarahkan kepada para wali kelas dan guru bidang studi yang telah ditunjuk oleh Pesantren baik pembinaannya dengan melalui sistem privat, study club, try out dan tutorial kepada Santri secara langsung.