Sosialisasi Kewaspadaan Virus Corona

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين و بعد.

Dalam rangka merespon situasi terkini berkaitan dengan telah ditemukannya pasien positif terjangkit virus Corona di Indonesia, maka Ma’had Al-Binaa sebagai lembaga pendidikan merasa terpanggil untuk memberikan edukasi tentang wabah ini kepada keluarga besar Al-Binaa. Dilandasi oleh hal tersebut, pada Kamis siang, 5 Maret 2020 bertempat di Ruang Serba Guna 1 telah dilaksanakan penyuluhan bertajuk “Sosialisasi Kewaspadaan Virus Corona di Indonesia” Acara ini dihadiri oleh seluruh santri SMP dan SMA, para asatidzah dan guru asrama, dan juga karyawan Al-Binaa.

Acara dimulai pada pukul 13.40 WIB. Pertama-tama di kedua layar samping kanan dan kiri panggung diputarkan video mengenai pencegahan penularan virus Corona. Seusai pemutaran video, acara dibuka oleh Ketua Jam’iyyah Tholabah Muhammad Fauzi. Fauzi selaku MC mempersilakan Sekretaris Pesantren Ustadz Sofyan Toha, S.Si untuk menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya beliau mengingatkan kembali kepada hadirin tentang adanya kejadian seperti ini di zaman sahabat, yaitu merebaknya wabah yang disebut tho’un pada masa tersebut.

Dokter Alumni Al Binaa

Selepas sambutan, acara kemudian dilanjutkan kepada pemaparan materi sosialisasi, dengan dimoderatori oleh santri Muhammad Daffa Rafi. Adapun pemaparan materi disampaikan oleh dr. Yogi Eka Prayudi. Beliau adalah alumni Al-Binaa angkatan 2 dan telah menamatkan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Dalam slide yang dipresentasikan oleh dr. Yogi, beliau memaparkan sejumlah fakta dan data mengenai virus Corona, serta keterkaitannya dengan SARS dan MERS yang pernah merebak pada tahun 2000-an. Tidak luput disampaikan juga data statistik tentang jumlah pasien terjangkit virus Corona di seluruh dunia. Kepada para hadirin beliau juga menerangkan gejala yang dialami oleh suspect virus yang diberi nama Covid-19 ini. Untuk mencegah diri dari terjangkit virus ini, beliau memberikan beberapa tips, di antaranya cara yang seharusnya dilakukan ketika sedang batuk.

Sesi presentasi materi kemudian beralih kepada Abu Zaid (Bag. Klinik Al-Binaa) Abu Zaid menjelaskan kepada para santri terutama, bahwa virus berasal dari lemak, dan lemak mudah larut/hancur oleh sabun, sehingga para hadirin dihimbau untuk selalu mencuci tangan dengan sabun setelah makan atau tersentuh benda-benda kotor. Acara sosialisasi ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dan diakhiri pada waktu ashar.

Baarakallahu fiikum

Laporan :

Al Akh Taufiq Nuruddin حَفِظَهُ اللهُ

Share This Post!

Twitter kami

Mari bergabung bersama 1500 santri yang sedang belajar dan berkembang di albinaa

Menjadi bagian dari perubahan global bersama albinaa.