The Third Seminar of Pioneers Of Social Development

Bismillah,

Kegiatan ini dilaksanakan oleh pihak MS Asia. Kegiatan ini mengumpulkan pimpinan-pimpinan eksekutif dari lembaga-lembaga yang bergerak di bidang pendidikan Al-Qur’an. Pada kegiatan tersebut peserta kegiatan seminar diminta untuk mengikuti workshop dan presentasi kegiatan yang telah dilangsungkan di lembaga-lembaga yang diampu oleh pimpinan-pimpinan lembaga tersebut dan telah terlihat hasil dari kegiatan tersebut serta dampaknya bagi peserta didik. Peserta seminar ini berasal dari 11 negara dan berjumlah 40 peserta dari 11 negara di wilayah Asia.

Kegiatan seminar di Malaysia ini memiliki tujuan sosial untuk mengembangkan kualitas lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Asia. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keahlian di bidang Al-Qur’an di lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an di wilayah Asia. Diharapkan peserta seminar setelah pulang dari seminar di Malaysia ini untuk membagikan ilmu nya dan menerapkan apa yang telah dilaksanakan dari workshop seminar tersebut di lembaga pendidikan Al-Qur’an tempat mereka mengabdi dan mendidik.

Pada hari pertama Ahad, 17 November 2019 dilaksanakan pembukaan seminar bertema: The Third Seminar of Pioneers Of Social Development atau yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab sebagai berikut:

ملتقى رواد تنمية مدارس ومعاهد القرآن

Seminar yang menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar di seminar tersebut dibuka oleh ketua panitia Dr. Mutwakil Elfadni dengan dihadiri oleh pejabat-pejabat yayasan MS ASIA di Malaysia yang dinahkodai oleh Syaikh Saleh bin Saad Al Zoman. Setelah seminar resmi dibuka pada pukul 9 pagi waktu Malaysia, peserta seminar langsung mendapatkan workshop pertama dari Syaikh ‘amar Al ‘umar. Workshop tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu dari hari Ahad, 17 November 2019 sampai Senin, 18 November 2019.

Workshop yang disajikan oleh Syaikh ‘amar tersebut berisikan materi-materi seputar dasar-dasar manajemen suatu institusi atau lembaga pendidikan Al-Qur’an dan bagaimana proses membangun suatu institusi atau lembaga pendidikan Al-Qur’an dari nol hingga berada dan dikenal oleh masyarakat sekitar.

Pada hari Selasa hingga Rabu, workshop diampu oleh Dr. Ibrahim Al-‘amiri yang merupakan pakar EFQM, yaitu suatu model penjaminan kualitas dari suatu institusi pendidikan yang telah dibangun. Model penjaminan kualitas tersebut bertujuan agar lembaga pendidikan yang telah ada dapat berkembang dan terjamin kualitasnya. Selain workshop, beliau juga memberi kesempatan kepada peserta seminar untuk membagikan hasil dari kegiatan yang telah dilakukan di institusi atau lembaga Al-Qur’an tempat mereka mengampu. Hal ini bertujuan agar terjadinya pertukaran pemikiran dan terlaksananya diskusi ilmiah yang diharapkan peserta seminar yang lain dapat mengambil manfaat ilmiah dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh institusi atau lembaga pendidikan Al-Quran tertentu.

Pada hari Kamis dilaksanakan pertemuan terakhir dan penutupan. Acara penutupan berlangsung mulai pada pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang waktu Malaysia. Dalam acara penutupan seminar tersebut, didatangkan tamu dari luar bernama Dr. Nashwan yang mengadakan pertukaran pemikiran mengenai yayasan yang dibina di bawah Universitas Islam Internasional Malaysia (UIIM) yang bergerak di bidang Al-Quran. Semua yayasan yang dibina telah dilegalkan oleh pemerintah Malaysia dan berbasis ilmiah yang berasal dari jurnal-jurnal penelitian yang teruji. Setelah acara penutupan dilaksanakan, peserta seminar kembali ke negara asalnya masing-masing.

Dari kegiatan seminar ini terbentuk relasi yang lebih luas mengenai lembaga atau institusi pendidikan Al-Qur’an yang mencakup 11 negara di Asia. Selain itu, bertambahnya wawasan mengenai cara dan solusi mendirikan serta mengembangkan lembaga atau institusi pendidikan Al-Qur’an dengan efektif dan efisien.

Penulis,

Muhammad Ihrom

Share This Post!

Twitter kami

Recent Posts

Mari bergabung bersama 1500 santri yang sedang belajar dan berkembang di albinaa

Menjadi bagian dari perubahan global bersama albinaa.