(Duta Besar Saudi Arabia) PADA ACARA WISUDA SANTRI AL BINAA ANGKATAN 6
Alhamdulillah Pesantren Al Binaa sudah masuk di tahun kesebelas dalam perjalanannya. Dalam puncak acara di akhir tahun pelajaran 2014-2015 telah diadakan agenda inti Pesantren Al Binaa yaitu Wisuda santri Al Binaa angkatan 6.
Kegiatan wisuda angkatan 6 yang diadakan pada hari Ahad 31 Mei 2015 bertepatan 13 Sya’ban 1436 telah diikuti oleh 97 Wisudawan Al Binaa putra angkatan VI dan dihadiri sekitar 1.300 orang dari santri Al Binaa beserta para tamu undangan. Hadir dalam tersebut diantaranya jajaran Muspika Kec Pebayuran, Ketua Yayasan Binaaul Ukhuwwah dr. Kalimas Muda Harahap, Sp.Og beserta jajaranya, Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia Ustadz Syuhada Bahri, seluruh wali santri kelas XII. Adalah menjadi sebuah kehormatan bagi Al Binaa dalam acara Wisuda Angkatan VI ini yang telah dihadiri oleh yang mulia Duta Besar Saudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Mubarak beserta rombongan.
Dalam sambutan orasi ilmiah dihadapan Wisudawan Angkatan VI santri Al Binaa putra, yang mulia Duta Besar Saudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Al Mubarak, merasa bahagia dan senang sekali bertemu dengan seluruh jajaran Al Binaa, beliau telah mendengar banyak tentang Al Binaa sebelumnya dan Alhamdulillah pada kesempatan ini baru bisa berziarah dan bersilaturrahmi. Duta besar sangat mengapresiasi dengan pendidikan yang dilaksanakan oleh Pesantren Al Binaa yang telah didirikan sejak tahun 2004 sebagaimana yang disampaikan oleh Pimpinan Pesantren Ustadz Aslam Muhsin Abidn, Lc.
Yang mulia Duta Besar Saudi Arabia Al ustadz Mustafa Ibrahim Al Mubarak, memberikan dukungan terhadap para santri Al Binaa secara khusus untuk selalu tetap dalam menjaga agama Islam sebagai agama samawi untuk kejayaan kaum muslimin di Indonesia dan dunia. Para generasi muslim dituntut untuk memahami Islam secara integral dan sempurna agar tidak mudah terkontaminasi dengan pemahaman pemahaman yang akan menyesatkan diri dan masyarakat serta negaranya.
Adalah hubungan baik yang sudah terjaga antara Kerajaan Saudi Arabia dengan Pemerintah Indonesia diantaranya, bahwa kaum muslimin Indonesia setiap tahun dan di waktu waktu lain pergi ke Saudi Arabia untuk melaksanakan ibadah haji dan umroh, menjalin hubungan diplomatic melalui perdagangan. Begitu juga warga Saudi Arabia sudah sejak lama mengunjungi dan datang ke Indonesia baik untuk kunjungan dakwah, wisata dan perdagangan. Hubungan kedua Negara ini sudah berlangsung lama dan saling terjaga.
Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Saudi Arabia Al ustadz Mustafa Ibrahim Mubarak menyampaikan secara khusus tentang kondisi umat Islam yang terbagi kedalam berbagai macam firqoh (golongan). Yang mulia memaparkan keadaan yang sebenarnya langkah-langkah yang dilakukan oleh kerajaan Saudi Arabia yang bekerja sama dengan Negara Negara teluk lainnya dalam memerangi kaum Houtsi. Beliau juga menyampaikan pelajaran yang berharga bagi para pemuda, bahwa pandangan yang keliru bagi para pemuda muslim
di dunia yang mengambil jalan-jalan yang pintas yang tidak dibenarkan dalam Islam seperti bom bunuh diri, Sebagaian pemuda muslim juga masih belum bersemangat karena melihat kondisi yang terjadi yang diangkat sebagai issue internasional yaitu belum berhasilnya Masjid Aqso dan Palestina ke pangkuan kaum muslimin.
Duta Besar Saudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Mubarak mengingatkan kepada para pemuda muslim khususnya santri-santri Al Binaa untuk selalu bangga dengan Islam dan segala atribut yang menempel di dalamnya serta dengan segala konsekswensinya, sebagaimana yang difirmankan oleh Allah Jalla wa ‘Ala dalam surat Ali Imran 139 yang artinya: “ Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.
Maka segala langkah dan gerak gerik kita semuanya ditujukan untuk kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Yang mulia Duta Besar juga memberikan respon yang positif terhadap perkembangan Al Binaa untuk menjaga agama islam, agama yang mulia dan tinggi bahwa yang hak akan tetap tinggi. Al Binaa sebagai salah satu rumah dari rumah rumahnya ilmu syari harus dijaga dan dipelihara dengan memberikan pengajaran kepada para santri-santrinya dengan ilmu ilmu syar’i dan ‘asyri, karena pada intinya kita semua membutuhkan ilmu dunia, adapun ilmu syra’i tidak diragukan lagi adalah ilmu yang wajib yang dimiliki oleh setiap muslim.
Dalam kesempatan lain, yang mulia Duta Besar Saudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Mubarak memberikan ucapan selamat dan penghargaan kepada para ustadz dan karyawan serta santri Al Binaa yang telah menunjukan prestasinya yang sangat menggembirakan dengan akan diberangkatkannya ibadah umroh di bulan Ramadhan 1436 ini. Setelah itu yang mulia juga berkenan untuk memberikan selamat secara simbolis kepada dua wisudawan untuk dikukuhkan sebagai Alumni Al Binaa angkatan VI.
Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia Ustadz Syuhada Bahri, dalam tausyiahnya kepada seluruh Wisudawan Angkatan VI mengingatkan betapa pentingnya untuk menjaga mutu pendidikan Islam beserta lembaganya yang bekerjasama antara Lembaga itu sendiri dengan para orang tua santri dan didukung oleh pemerintah. Unsur pembinaan karakter dan pendidikan tidak hanya mutlak diberikan kepada para anak didik saja termasuk kepada para orang tuanya-pun harus diberikan, setiap kenakalan selalu diidentikan kepada para remaja tapi boleh jadi kenakalan-pun identik dengan orang tua, begitu paparan Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia dengan telah dibuktikan dalam sebuah kasus yang terjadi diakhir-akhir ini.
Setelah rangkaian acara wisuda selesai, yang mulia Duta besar Saaudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Mebarak menuju komplek perumahan para guru untuk meresmikannya dengan didampingi oleh Al Ustadz Syuhada Bahri Ketua Dewan Dakwah Islam Indonesia beserta rombongan. Setelah pengguntingan pita yang mulia beserta rombongan berkenan memasuki salah satu rumah yang akan dihuni oleh ustadz Al Binaa.
Sekitar pukul 11.45 wib rangkaian kunjungan yang mulia Duta Besar Saudi Arabia Al Ustadz Mustafa Ibrahim Mubarak beserta rombongan telah selesai. Sebagai ungkapan taadduts bin nikmat acara al-hamdulillah berjalan lan